Kau begitu sempurna di mataku
hatiku mulai tenang bila kau ada di sampingku
hatiku mulai rapuh bila kau tak ada di sampingku
apa yang harus aku lakukan tanpa dirimu
Canda dan tawa mu begitu terngiang dalam lubuk hatiku
teringat saat-saat kau ada di samping ku
kau menemani ku dengan penuh ke hangatan
menghilang rasa sedih dan sepi yang kurasakan
Menghilangkan kegelisahann yang selalu menyelimuti hatiku
tapi kini kau telah pergi,entah apa yang bisa aku lakukan tanpamu
kau begitu indah,dan mungkin akan tetap indah selamanya.
aku akan setia menunggu mu di sini
Hingga waktu yang akan mempertemuankan aku dan kamu
aku berdoa tak hentinya ku curah kan untukmu
agar kau bahagia di surga.....
walaupun air mata tak terhentikan ku teteskan untukmu
Tapi ku yakin air mata ini air mata ketegaran
jangan pergi kekasih ku teriakan yang begitu hebat dalam hatiku.
meski kau tak ada tapi kenangan mu akan tetap ada
di lubuk hatiku selamanya...
This blog consists of many knowledges. It includes speaking, reading, writing, arabic and islamic religion.
Rabu, 04 Desember 2013
Akan mengajarkan hanya yang baik
Bagaimana berbuat baik
Menjadi contoh yang baik
Tetap baik walau dihadapkan pada yg tidak baik
Akan tenang dalam permasalahan
Tidak mengedepankan ke egoisan
Tidak berlebihan dalam kemarahan
Bijaksana dalam keputusan
Akan selalu memaafkan
Cinta kasih sayang dengan ketulusan
Penuh pengorbanan
Selalu mengedepankan kesabaran
Kekasih yang baik
Punya tujuan yang baik
Menjadikan kita merasa lebih baik
Merasa kita menjadi yang terbaik
Memberi cahaya pada sikap kita yang tidak baik
Jika cinta tak harus memiliki,
Mengapa harus ada cinta?
Ketika dua hati saling bertemu,
Bukankah bahagia yang dirasa?
Bahagia inilah yang saat ini aku rasakan
Juga rasa rindu yang selalu ada
Rasa rindu yang tak jua beranjak pergi
Rasa rindu yang hanya tuk dirinya disana
Jika rasa cinta
Jika rasa sayang
Dan jika rasa rindu
Telah ada diantara aku dan dirinya
Satukanlah kami dalam ikatan suci ya Allah
Aku tak mau ada kata
... cinta tak harus memiliki ...
Karena tak akan mudah bagiku tuk melupakannya
Karena ketika Engkau hadirkan dirinya
Hanya dia yang mampu kuatkan aku
Dari semua rasa sedihku, dari segala rapuhku
Dan kini, saat kurasakan bahagia ini
Aku tak mau semua hilang
Aku ingin bahagiaku selalu dengannya
Bersama menjalani hari
Mengapa harus ada cinta?
Ketika dua hati saling bertemu,
Bukankah bahagia yang dirasa?
Bahagia inilah yang saat ini aku rasakan
Juga rasa rindu yang selalu ada
Rasa rindu yang tak jua beranjak pergi
Rasa rindu yang hanya tuk dirinya disana
Jika rasa cinta
Jika rasa sayang
Dan jika rasa rindu
Telah ada diantara aku dan dirinya
Satukanlah kami dalam ikatan suci ya Allah
Aku tak mau ada kata
... cinta tak harus memiliki ...
Karena tak akan mudah bagiku tuk melupakannya
Karena ketika Engkau hadirkan dirinya
Hanya dia yang mampu kuatkan aku
Dari semua rasa sedihku, dari segala rapuhku
Dan kini, saat kurasakan bahagia ini
Aku tak mau semua hilang
Aku ingin bahagiaku selalu dengannya
Bersama menjalani hari
cinta tak harus memiliki
Sekian lama ku mencoba melupakan
Tapi bayangan dirimu semakin nyata
Menghampiri setiap hari-hariku
Ingin rasanya aku melupakanmu
Melupakan rupa indahmu
Menghapus namamu dalam hatiku
Tapi,,,
Semakin aku mencoba melupakan
Bayangan dirimu semakin nyata dalam hidupku
Namamu selalu terukir indah di hatiku
Manis senyummu membuatku semakin rindu
Rindu semua tentang kamu
Ingin rasanya aku memilikimu seutuhnya
Memiliki jiwa dan ragamu
Memiliki semua kasih sayangmu
Entah sampai kapan aku bisa bertahan
Berharap sesuatu yang tak pasti
Mengharapkan cinta yang abadi
Cinta yang tulus darihati
Tapi hanya impian semata
Oh Tuhan,,,
Jika memang dia jodohku,dekatkanlah
Tapi,,,jika dia bukan jodohku
Hilangkan dia dari fikiranku
Sia-sia rasanya aku mengharapkan dia
Dia yang tak pernah mencintaiku lagi
Ku hanya bisa menerima keadaan
Jika memang ini jalannya
Kan ku coba ikhlaskan semua
Walau mungkin bukan bersamaku
Asalkan dia bahagia
Aku akan terima
Aku sadari,,,
Cinta tak harus saling memiliki
Biarkan rasa ini kupendam dalam hati
Kan menjadi cinta abadi,,
Tapi bayangan dirimu semakin nyata
Menghampiri setiap hari-hariku
Ingin rasanya aku melupakanmu
Melupakan rupa indahmu
Menghapus namamu dalam hatiku
Tapi,,,
Semakin aku mencoba melupakan
Bayangan dirimu semakin nyata dalam hidupku
Namamu selalu terukir indah di hatiku
Manis senyummu membuatku semakin rindu
Rindu semua tentang kamu
Ingin rasanya aku memilikimu seutuhnya
Memiliki jiwa dan ragamu
Memiliki semua kasih sayangmu
Entah sampai kapan aku bisa bertahan
Berharap sesuatu yang tak pasti
Mengharapkan cinta yang abadi
Cinta yang tulus darihati
Tapi hanya impian semata
Oh Tuhan,,,
Jika memang dia jodohku,dekatkanlah
Tapi,,,jika dia bukan jodohku
Hilangkan dia dari fikiranku
Sia-sia rasanya aku mengharapkan dia
Dia yang tak pernah mencintaiku lagi
Ku hanya bisa menerima keadaan
Jika memang ini jalannya
Kan ku coba ikhlaskan semua
Walau mungkin bukan bersamaku
Asalkan dia bahagia
Aku akan terima
Aku sadari,,,
Cinta tak harus saling memiliki
Biarkan rasa ini kupendam dalam hati
Kan menjadi cinta abadi,,
Selasa, 26 November 2013
Cahaya Bulan
Cahaya bulan
Akhirnya akan tiba pada suatu hari yang biasa,,
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui,,
Apakah engkau masih selembut daun,,
Mencium keningku di malam
Sambil membenarkan leher letak kemejaku,,
Kabut tipispun turun pelan pelan di lembah kasih
Lembah pada lawamu,,
Kau dan aku berdiri melihat hutan hutan yang menjadi suram,,
Meresapi leher pagi menjadi dingin,,
Apakah engkau masih membelaiku semesra dahulu,,
Ketika aku dekap kau dekaplah lebih mesra,,
Lebih dekat,,
Apakah engkau masih akan berkata,,
ku dengar detak jantungmu,,
Kita begitu berbeda dalam semua,,,
kecuali dalam cinta,,
Cahaya bulan menusukku,,,
Dengan ribuan pertanyaan,,
Yang takkan pernah aku tau,,,
Dimana jawaban itu,,,
Bagai letusan berapi ,,
Mengunggah ku dari mimpi ,,
Sudah waktunya berdiri ,,
Ku mencari jawaban,, kegelisahan hati,,,
Akhirnya akan tiba pada suatu hari yang biasa,,
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui,,
Apakah engkau masih selembut daun,,
Mencium keningku di malam
Sambil membenarkan leher letak kemejaku,,
Kabut tipispun turun pelan pelan di lembah kasih
Lembah pada lawamu,,
Kau dan aku berdiri melihat hutan hutan yang menjadi suram,,
Meresapi leher pagi menjadi dingin,,
Apakah engkau masih membelaiku semesra dahulu,,
Ketika aku dekap kau dekaplah lebih mesra,,
Lebih dekat,,
Apakah engkau masih akan berkata,,
ku dengar detak jantungmu,,
Kita begitu berbeda dalam semua,,,
kecuali dalam cinta,,
Cahaya bulan menusukku,,,
Dengan ribuan pertanyaan,,
Yang takkan pernah aku tau,,,
Dimana jawaban itu,,,
Bagai letusan berapi ,,
Mengunggah ku dari mimpi ,,
Sudah waktunya berdiri ,,
Ku mencari jawaban,, kegelisahan hati,,,
Kamis, 21 November 2013
Skimming and Scanning
Skimming refers to the process of reading only main ideas within a passage to get an overall impression of the content of a reading
selection.
How to Skim:
Read the title.
Read the introduction or the first paragraph.
Read the first sentence of every other paragraph.
Read any headings and sub-headings.
Notice any pictures, charts, or graphs.
Notice any italicized or boldface words or phrases.
Read the summary or last paragraph.
Scanning is a reading technique to be used when you want to find specific information quickly. In scanning you have a question in your mind and you read a passage only to find the answer, ignoring unrelated information.
How to Scan:
State the specific information you are looking for.
Try to anticipate how the answer will appear and what clues you might use to help you locate the answer. For example, if you were looking for a certain date, you would quickly read the paragraph looking only for numbers.
Use headings and any other aids that will help you identify which sections might contain the information you are looking for.
Selectively read and skip through sections of the passage.
(From College Reading and Study Skills and
Academic Reading and Study Skills for International Students)
Rabu, 20 November 2013
Article about The Religion of Islam
Article about
The Religion of Islam
Islam is the religion that Allah sent to Muhammad (sallallaahu alaihi wa-sallam) and made it the final and most complete religion for His slaves. Allah perfected, in this religion, the bounties that He bestowed on His salves, and accepts only Islam from them. He said, what translated means: “Muhammad (sallallaahu alaihi wa-sallam) is not the father of any man among you, but he is the Messenger of Allah, and the Last (end) of the Prophets.” [33:40], “This day, I have perfected your religion for you, completed My favor upon you, and have chosen Islam for you as your religion.” [5:3], “Truly, the religion with Allah is Islam.” [3:19] and, “And whoever seeks a religion other than Islam, it will never be accepted of him, and in the Hereafter he will be one of the losers” [3:85]
Allah obligated all mankind to follow Islam:
“Say (O Muhammad (sallallaahu alaihi wa-sallam): “O mankind! Verily, I am sent to you all as the Messenger of Allah, to Whom belongs the dominion of the heavens and the earth. There is none who has the right to be worshipped but He; It is He Who gives life and causes death. So believe in Allah and His Messenger (Muhammad (sallallaahu alaihi wa-sallam), the Prophet who can neither read nor write, who believes in Allah and His Words (this Qur’aan, the Torah and the Gospel), and follow him so that you may be guided” [7:158]. Abu Hurayrah (radhi allahu anhu) reported that the Messenger of Allah (sallallaahu alaihi wa-sallam) said, what translated means, “By Whom the soul of Muhammad is in His Hand! No member of this nation, no Jew or Christian, hears of me and does not believe in what I was sent with, but he will be of the people of the Fire.” [Saheeh Muslim]
Believing in the Messenger means believing in what was revealed to him, coupled with acceptance and submission; without them the belief is not sufficient. This is why Abu Talib, the Prophet’s (sallallaahu alaihi wa-sallam) uncle, was not a believer in the Messenger, although he believed in what he was sent with and confirmed that Islam was the best religion, (but without acceptance or adherence to Islam).
Islam contains all of what brings benefit, which was also contained, in previous religions. Islam, however, is suitable for implementation anytime, anywhere and by any nation. Allah said to His Messenger (sallallaahu alaihi wa-sallam), what translated means, “And We have sent down to you (O Muhammad (sallallaahu alaihi wa-sallam)) the Book (this Qur’aan) in truth, confirming the Scripture that came before it and dominant over it” [5:48]. The meaning of “suitable for implementation at anytime, anywhere and by any nation,” is that Islam brings only benefit to mankind, whenever and wherever it is implemented. Islam is not under the control, and thus is not to be altered by, any nation living at any given time at any given place, as some people would want it to be.
Islam is the religion of truth. It is the religion that Allah guaranteed aid and dominance for whoever firmly adheres by it. He said, what translated means, “It is He who has sent His Messenger (Muhammad (sallallaahu alaihi wa-sallam) with guidance and the Religion of Truth (Islam), to make it superior over all religions even though the disbelievers hate it.” [9:33] and, “Allah has promised those among you who believe, and do righteous, good deeds, that He will certainly grant them succession to (the present rulers) in the earth, as He granted it to those before them, and that He will grant them the authority to practice their religion, which He has chosen for them (Islam). And He will surely give them in exchange a safe security after their fear (provided) they (the believers) worship Me and do not associate anything (in worship) with Me. But whoever disbelieved after this, they are the rebellious (disobedient to Allah).” [24:55].
Islam contains belief and Law: It is a complete religion, both in its belief and in its Law. It demands from its followers the following:
1 Believing in Taw’hid (Oneness) of Allah and disbelieving in Shirk (polytheism).
2. Being truthful and not lying.
3. Being just, that is to deal comparable things with equality , and abandoning injustice.
4. Being honest and abandoning treachery.
5. Preserving one’s promises and contracts and not breaking them.
6. Being dutifully good to one’s parents and not cutting ties of kinship.
7. Keeping relations with relatives and not cutting them.
8. Being good with neighbors and not harming them.
In general, Islam orders Muslims to have the best possible conduct and forbids all bad behavior. It requires Muslims to enjoin every righteous deed and avoid every evil deed. Allah said, what translated means, “Verily , Allah enjoins justice, Al-I'hsan (excellence in religion), giving (help) to kith and kin, and forbids all evil (deeds), Al-Munkar (all that is prohibited) and injustice. He admonishes you, that you may take head)’ [16:90]
Langganan:
Postingan (Atom)